Sore ini nulis sambil denger lagu, memang paling menyenangkan. Padahal rencana awal tadi mau revisi gambar MK berhubung tugas kuliah yang seabrek tapi malah jadi nge-Blog sambil denger lagu. Tenang ya tugas, habis mandi saya bakal babat kamu. Saya gag mau begitu ngoyo yang penting tugas saya kelar tepat waktu sesuai target awal dengan hasil yang maksimal. Mantap toh? Hahaha
Oia,ngomong-ngomong masalah lagu, saya lagi suka banget nie sama lagunya Maliq & d'Essentials yang judulnya Sampai Kapan. Dari tadi Winamp sampai soak cuma dengerin lagu Sampai Kapan ini aja terus. Iya, saya suka soalnya momen nya pas sama kejadian beberapa hari ini. Saya suka sama lagu ini, orang yang jadi tokoh utama lagu ini(versi saya). Iya,sosok cerdas yang sangat saya kagumi bukan cuma kagum sebenarnya tapi yayaya tebak sendiri ajalah. Haha :p
Ini lirik lagu yang lagi happening for me now. Let's listen this song n U'll feel fall in love with this song n ur Destiny. Trust me it works!(Kata-kata pamungkasmu saya kutip ya Mr.Untitled)
Sampai Kapan
Menantikanmu dalam jiwaku
Sabarku menunggu
Berharap sendiri
Aku mencoba merindukan bayangmu
Karena hanyalah bayanganmu yang ada
Hangat mentari dan terangnya rembulan mengiringi hari-hari ku yang tetap tanpa kehadiranmu
Indahnya pelangi yang terbit kala sinar matamu
Menembus relung hatiku
Pantaskah diriku ini mengharapkan suatu yang lebih dari hanya sekedar perhatian dari dirimu yang kau anggap biasa saja
Atau mestikah ku simpan dalam diri lalu kuendapkan rasa ini terus selama lamanya
Diriku cinta dirimu, dan hanya itulah satu yang aku tak jujur kepadamu
Kuingin engkau mengerti
Mungkinkah engkau sadari cinta yang ada dihatiku, tanpa sepatah kata ku ucapkan kepadamu
Sayang, dapatkah aku memanggilmu sayang
Sampai kapan aku pun tak sanggup tuk pastikan ku dapat memendam seluruh rasa ini
Dengarlah jeritan hatiku untukmu
Dan aku ingn engkau mengerti apa yang dihatiku sanubariku kita kan berdua selamanya
Adakah engkau rasakan
Mengapa tak kau nyatakan
Kuakui kurasakan
Suatu saat kan kukatakan
Sampai kapan ku bertahan ku menantikan kepastian
Yakinlah sayang, cinta kita kan menjdi kenyataan
Kuingin engkau mengerti
Kuingin engkau sadari
Mungkinkah engkau sadari cinta yg ada dihati
skip to main |
skip to sidebar
Selasa, 15 Maret 2011
Minggu, 13 Maret 2011
Recommended Book : Relasi dengan Diri Sendiri
Kemaren saya baru baca buku yang judulnya Relasi dengan Diri Sendiri. Buku ini saya pinjam di perpus kampus dan isi buku ini menarik banget lo. Dalam buku ini kita diajarkan bagaimana cara membangun relasi yang baik dengan diri sendiri. Sebagian ringkasannya bakal saya posting disini, semoga bermanfaat ya buat kita semua. Let's read this book :')
RELASI DENGAN DIRI SENDIRI
Membangun relasi yang baik dengan diri sendiri dapat diartikan seperti memandang dan memperlakukan diri sendiri dengan baik. Atau lebih singkatnya dapat diartikan sebagai, bersikap baik terhadap diri sendiri.
Untuk membangun relasi yang baik terhadap diri sendiri, ada tiga hal penting yang mesti dikembangkan :
1.) MENGENAL diri(jasmani&rohani)keberadaannya yang faktual dan kemungkinan-kemungkinannya(potensial)
2.) MENERIMA diri kita dengan baik
3.) MENGEMBANGKAN diri kita dengan baik.
Ada tiga pertanyaan yang setidaknya dapat membantu kita untuk mengenal lebih jauh siapa diri kita.
1.) Siapakah Aku?
2.) Bagaimana saya menerima diri saya sendiri sebagaimana adanya?
3.) Bagaimana saya mengembangkan diri saya sebaik mungkin?
MENGENAL DIRI SENDIRI
Untuk mengenal diri sendiri hal yang paling gampang untuk kita lakukan adalah SEGERA BERCERMIN !!! Lalu akan muncul sesosok bayangan di cermin yang akan diikuti dengan rentetan pertanyaan, seperti :
a.) Gambar apa yang kalian lihat ?
b.) Menurut Anda gambar itu mengungkapkan tentang apa?
c.) Apa pesan gambar itu bagi kalian?
MANFAAT DAN TUJUAN MENGENAL DIRI
Mengenal diri sendiri berarti memahami kekhasan fisiknya, kepribadian, watak dan tempramennya, mengenal bakat-bakat alamiah yang dimilikinya serta punya gambaran atau konsep yang jelas tentang diri sendiri dengan segala kekuatan dan kelemahannya.
Tujuan untuk mengenal diri adalah untuk mengembangkan dirinya. Cara berada khas manusia untuk mengembangkan diri adalah BEREKSISTENSI.
Manusia adalah sesuatu yang "sudah" dan sekaligus "belum", yang "faktual" dan yang "potensial" ; suatu realitas yang masih harus dibentuk secara terus-menerus, tanpa henti, tanpa akhir.
Dalam merealisasi kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan diri harus didasarkan pada data faktual dirinya. Data faktual ini berfungsi sebagai pengarah dan pembatas.
Dengan mengenal diri sendiri, seseorang dapat mengenal kenyataan dirinya dan sekaligus kemungkinan-kemungkinannya, serta (diharapkan) mengetahui peran apa yang harus dia mainkan untuk mewujudkannya.
CARA MENGENAL DIRI DENGAN BAIK
Mengenal diri tidak lepas dari usaha yang disengaja, seperti yang sedang kita lakukan sekarang ini. Kita dapat mengenal diri melalui cara penelusuran bakat dan kepribadian.Selai itu kita dapat melihat diri kita sendiri dengan meninjau kembali pengalaman-pengalaman kita dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari. Kita juga dapat mengenal diri kita sendiri melalui kebersamaan kita dengan orang lain.Kita dapat meneropong diri kita dengan membandingkannya dengan orang lain. Selain itu kita dapat mengenal diri kita lewat kacamata orang lain,teman,sahabat,dan orang-orang lain yang dekat dengan kita, mengenai bagaimana kesan dan penilaian mereka terhadap diri kita. Kadang-kadang orang lain lebih objektif mengenal diri kita daripada kita sendiri. Cara yang tidak kalah baiknya untuk mengenal diri sendiri adalah dengan melakukan refleksi pribadi tentang diri sendiri.
Demikianlah ada bermacam-macam cara yang terbuka bagi kita dalam usaha mengenal diri sendiri. Perpaduan yang baik dapat memberi kita pemahaman yang semakin baik terhadap diri kita sendiri.
Sekian dulu ya postingannya. Gak sadar klo udah nulis panjang lebar. Semoga sebagian ringkasan dari buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Sekian
NOVTYA CITRA ANNISA
RELASI DENGAN DIRI SENDIRI
Membangun relasi yang baik dengan diri sendiri dapat diartikan seperti memandang dan memperlakukan diri sendiri dengan baik. Atau lebih singkatnya dapat diartikan sebagai, bersikap baik terhadap diri sendiri.
Untuk membangun relasi yang baik terhadap diri sendiri, ada tiga hal penting yang mesti dikembangkan :
1.) MENGENAL diri(jasmani&rohani)keberadaannya yang faktual dan kemungkinan-kemungkinannya(potensial)
2.) MENERIMA diri kita dengan baik
3.) MENGEMBANGKAN diri kita dengan baik.
Ada tiga pertanyaan yang setidaknya dapat membantu kita untuk mengenal lebih jauh siapa diri kita.
1.) Siapakah Aku?
2.) Bagaimana saya menerima diri saya sendiri sebagaimana adanya?
3.) Bagaimana saya mengembangkan diri saya sebaik mungkin?
MENGENAL DIRI SENDIRI
Untuk mengenal diri sendiri hal yang paling gampang untuk kita lakukan adalah SEGERA BERCERMIN !!! Lalu akan muncul sesosok bayangan di cermin yang akan diikuti dengan rentetan pertanyaan, seperti :
a.) Gambar apa yang kalian lihat ?
b.) Menurut Anda gambar itu mengungkapkan tentang apa?
c.) Apa pesan gambar itu bagi kalian?
MANFAAT DAN TUJUAN MENGENAL DIRI
Mengenal diri sendiri berarti memahami kekhasan fisiknya, kepribadian, watak dan tempramennya, mengenal bakat-bakat alamiah yang dimilikinya serta punya gambaran atau konsep yang jelas tentang diri sendiri dengan segala kekuatan dan kelemahannya.
Tujuan untuk mengenal diri adalah untuk mengembangkan dirinya. Cara berada khas manusia untuk mengembangkan diri adalah BEREKSISTENSI.
Manusia adalah sesuatu yang "sudah" dan sekaligus "belum", yang "faktual" dan yang "potensial" ; suatu realitas yang masih harus dibentuk secara terus-menerus, tanpa henti, tanpa akhir.
Dalam merealisasi kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan diri harus didasarkan pada data faktual dirinya. Data faktual ini berfungsi sebagai pengarah dan pembatas.
Dengan mengenal diri sendiri, seseorang dapat mengenal kenyataan dirinya dan sekaligus kemungkinan-kemungkinannya, serta (diharapkan) mengetahui peran apa yang harus dia mainkan untuk mewujudkannya.
CARA MENGENAL DIRI DENGAN BAIK
Mengenal diri tidak lepas dari usaha yang disengaja, seperti yang sedang kita lakukan sekarang ini. Kita dapat mengenal diri melalui cara penelusuran bakat dan kepribadian.Selai itu kita dapat melihat diri kita sendiri dengan meninjau kembali pengalaman-pengalaman kita dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari. Kita juga dapat mengenal diri kita sendiri melalui kebersamaan kita dengan orang lain.Kita dapat meneropong diri kita dengan membandingkannya dengan orang lain. Selain itu kita dapat mengenal diri kita lewat kacamata orang lain,teman,sahabat,dan orang-orang lain yang dekat dengan kita, mengenai bagaimana kesan dan penilaian mereka terhadap diri kita. Kadang-kadang orang lain lebih objektif mengenal diri kita daripada kita sendiri. Cara yang tidak kalah baiknya untuk mengenal diri sendiri adalah dengan melakukan refleksi pribadi tentang diri sendiri.
Demikianlah ada bermacam-macam cara yang terbuka bagi kita dalam usaha mengenal diri sendiri. Perpaduan yang baik dapat memberi kita pemahaman yang semakin baik terhadap diri kita sendiri.
Sekian dulu ya postingannya. Gak sadar klo udah nulis panjang lebar. Semoga sebagian ringkasan dari buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Sekian
NOVTYA CITRA ANNISA
Jumat, 11 Maret 2011
Jadwal Semester 6 dan Sempak Batman
Jadwal kuliah semester 6 ini sebenernya gag begitu padet dibanding semester-semester sebelumnya. Soalnya sebagian mata kuliah di semester ini sudah ada yang saya ambil waktu di semester bawah kemaren. Tapi tau ga, tugas-tugasnya di semester 6 ini banyak banget. Satu kata buat ngegambarinnya adalah SEMPAK BATMAN.!! Sumpah, lagi suka-sukanya nie ngumpat pake kata-kata ini. hahaha
Hampir setiap mata kuliah di semester ini dihadiahi dengan tugas (terimakasih pak dosen) sambil nangis darah. Mungkin sebaiknya gag perlu ngeluh tapi tu tugas langsung dikerjain aja dengan segenap hati jiwa dan raga biar gag terus numpuk kaya debu diatas TV saya yg udah lama gag dibersihin.
And finally buat hari ini. Saya rela bolos 3 matkul demi nyari dan ngeprint gambar buat tugas MK (sebetulnya itu antara males sama pengorbanan, hahaha). Jadi judulnya hari ini seharian menggelandang bersama Cang buat nyari gambar (makasih ya Cang).
Yah karena masa-masa jadi mahasiswa insyaAllah berakhir 2 semester lagi (Amin ya Allah, *doa khusyuk). So, welcome the real life and let's start the rule in wild life. Jalannya semakin berat, tapi mari terus bersiap mengUpgrade semua kemampuan, pribadi, dan daya jual lo di masyarakat. Fighting for me lah judulnya sekarang.. :)
Semangat buat saya dan teman-teman Sipil UMM 08
^_^
Hampir setiap mata kuliah di semester ini dihadiahi dengan tugas (terimakasih pak dosen) sambil nangis darah. Mungkin sebaiknya gag perlu ngeluh tapi tu tugas langsung dikerjain aja dengan segenap hati jiwa dan raga biar gag terus numpuk kaya debu diatas TV saya yg udah lama gag dibersihin.
And finally buat hari ini. Saya rela bolos 3 matkul demi nyari dan ngeprint gambar buat tugas MK (sebetulnya itu antara males sama pengorbanan, hahaha). Jadi judulnya hari ini seharian menggelandang bersama Cang buat nyari gambar (makasih ya Cang).
Yah karena masa-masa jadi mahasiswa insyaAllah berakhir 2 semester lagi (Amin ya Allah, *doa khusyuk). So, welcome the real life and let's start the rule in wild life. Jalannya semakin berat, tapi mari terus bersiap mengUpgrade semua kemampuan, pribadi, dan daya jual lo di masyarakat. Fighting for me lah judulnya sekarang.. :)
Semangat buat saya dan teman-teman Sipil UMM 08
^_^
Sabtu, 05 Maret 2011
Freaky - Absurd - Nothing Special, and I call it SatNight (-.-")
Seperti malam-malam minggu sebelumnya yang hampir nothing special for me. Bukan tanpa alasan saya nulis hal ini. Bukan perkara iri sama yang punya pacar. Bukan perkara meratapi nasib yang baru beberapa bulan ini "Naik Pangkat" jadi Jomblo (Jangan kasian apalagi ketawa baca kalimat saya barusan. Haram hukumnya. Hahaha :D). Lagi iseng aja pengen nulis tentang SatNight dan segala macam tragedi didalamnya.
Buat orang-orang golongan saya, pasti benci banget ya klo SatNight tiba. Saya juga gitu. Tau kenapa? Bukan gara-gara saya lagi ngejomblo. Tapi terlebih lagi saya suka naik darah tuh kalau sie bapak-bapak kosan mulai celamitan ngomentarin malam minggu absurd. Aje gile, padahal urusan hidup orang-orang tua kan complicated banget ya. Tapi saya gag habis pikir, kok waktu luangnya malah dipakai buat celamitan ngurusin privasi nya orang lain. Sudahlah, saya gag mau bergosip tentang orang itu, gag penting juga dan gag mau dosa!! Soalnya inti tulisan saya kan bukan kesana. Hahaha :p
Oh iya kita kembali lagi ya ke tema awal. Sebenarnya ini cuma pikiran saya aja sih gag ada maksud apa-apa. Menurut saya, tentang SatNight dan berbagai ritual yang banyak dihabiskan orang-orang untuk hari itu sebenarnya sangat tergantung keadaan aja sih. Soalnya, kita bisa aja sangat-sangat menanti hari itu ataupun berharap hari itu menghilang dari kalender. Kalau kita ngerencanain buat ngabisin liburan di hari sabtu, ketemuan sama pacar, temen, keluarga atau hal apapun yang menyenangkan mungkin kita sangat-sangat menanti hari itu. Tapi kalau tiba-tiba aja Bad Tragedy terjadi atau kamu merasa tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain, saya berani taruhan deh pasti males banget ngelewatin hari itu.
Dan saya bergabung sama segelintir orang yang tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain. Alhasil, saya cuma ngabisin waktu dengerin TV ngoceh dan membiarkan TV menonton saya (gantian sekarang saya bintang film nya,soalnya TV nya saya anggurin sih). Duduk didepan laptop dan berusaha untuk menulis. Tapi ide saya lagi stuck banget. Haduh, kapan bisa produktif klo tulisan saya gag dimulai-mulai. Dan alhasil saya berharap untuk malam ini semoga Tuhan memberikan bimbingan-Nya dan saya diizinkan untuk memulai menulis dan malam ini saya bisa produktif dan jadi useful person for this night.
Finally, BB saya ber krang-kring ria. Tapi, bukan Good News melainkan Bad News yang saya dapat dari seorang teman. Iya rencana liburan yang kita susun GAGAL. Bukan perkara gagal liburan yang saya sesalkan melainkan saya lebih khawatir dengan keadaan teman saya yang lagi dirundung duka. Dia patah hati di malming ini. Lengkap kan sudah? Saya kesepian-mendapat berita buruk-bersimpati. Sedangkan teman saya juga sama kesepian-"naik pangkat"-sedih. Ini dia SatNight kelabu untuk nya, dan SatNight standart yang harus dinikmati oleh saya.
This nite so freaky,nothing special, and totally absurd for me. So much absurd occurence in this nite.
Tapi saya gag membenci SatNight sih. Cuma saya gag begitu menganggap hari ini spesial dibandingkan hari lainnya. Hari ini sama aja kaya hari lainnya cuma bedanya hari ini dengan hari senin sampai jumat hanya karena saya gag ada kuliah soalnya kampus saya libur klo weekend.
Sssstt, buat teman-teman yang lagi nikmatin SatNight nya, Have Fun for you all. Buat teman saya, keep spirit and don't be sad, I'll be there for u deh. Tuhan pasti punya rencana indah buat kamu. Dan buat saya sendiri bersama segelintir orang yang bernasib sama diluar sana, mari kita produktif aja buat malam ini let it flow aja semuanya bakalan indah klo kita mengundang indah itu didalamnya.
Finally, saya mau pacaran dulu dengan laptop. Mengagumi penulis-penuolis favorit saya yang terus meng-influence saya. Dan mulai menulis lagi. Bismillah :)
Nie foto-foto para tokoh dan para penulis favorit saya yang terus menginspirasi saya dalam banyak hal :
Sebenarnya masih banyak lagi sih tokoh-tokoh lain yang menginfluence saya. Tapi saya lagi sangat kagum sama mereka. :)
Sekian dulu dari saya
Terima Kasih,
NOVTYA CITRA ANNISA
Buat orang-orang golongan saya, pasti benci banget ya klo SatNight tiba. Saya juga gitu. Tau kenapa? Bukan gara-gara saya lagi ngejomblo. Tapi terlebih lagi saya suka naik darah tuh kalau sie bapak-bapak kosan mulai celamitan ngomentarin malam minggu absurd. Aje gile, padahal urusan hidup orang-orang tua kan complicated banget ya. Tapi saya gag habis pikir, kok waktu luangnya malah dipakai buat celamitan ngurusin privasi nya orang lain. Sudahlah, saya gag mau bergosip tentang orang itu, gag penting juga dan gag mau dosa!! Soalnya inti tulisan saya kan bukan kesana. Hahaha :p
Oh iya kita kembali lagi ya ke tema awal. Sebenarnya ini cuma pikiran saya aja sih gag ada maksud apa-apa. Menurut saya, tentang SatNight dan berbagai ritual yang banyak dihabiskan orang-orang untuk hari itu sebenarnya sangat tergantung keadaan aja sih. Soalnya, kita bisa aja sangat-sangat menanti hari itu ataupun berharap hari itu menghilang dari kalender. Kalau kita ngerencanain buat ngabisin liburan di hari sabtu, ketemuan sama pacar, temen, keluarga atau hal apapun yang menyenangkan mungkin kita sangat-sangat menanti hari itu. Tapi kalau tiba-tiba aja Bad Tragedy terjadi atau kamu merasa tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain, saya berani taruhan deh pasti males banget ngelewatin hari itu.
Dan saya bergabung sama segelintir orang yang tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain. Alhasil, saya cuma ngabisin waktu dengerin TV ngoceh dan membiarkan TV menonton saya (gantian sekarang saya bintang film nya,soalnya TV nya saya anggurin sih). Duduk didepan laptop dan berusaha untuk menulis. Tapi ide saya lagi stuck banget. Haduh, kapan bisa produktif klo tulisan saya gag dimulai-mulai. Dan alhasil saya berharap untuk malam ini semoga Tuhan memberikan bimbingan-Nya dan saya diizinkan untuk memulai menulis dan malam ini saya bisa produktif dan jadi useful person for this night.
Finally, BB saya ber krang-kring ria. Tapi, bukan Good News melainkan Bad News yang saya dapat dari seorang teman. Iya rencana liburan yang kita susun GAGAL. Bukan perkara gagal liburan yang saya sesalkan melainkan saya lebih khawatir dengan keadaan teman saya yang lagi dirundung duka. Dia patah hati di malming ini. Lengkap kan sudah? Saya kesepian-mendapat berita buruk-bersimpati. Sedangkan teman saya juga sama kesepian-"naik pangkat"-sedih. Ini dia SatNight kelabu untuk nya, dan SatNight standart yang harus dinikmati oleh saya.
This nite so freaky,nothing special, and totally absurd for me. So much absurd occurence in this nite.
Tapi saya gag membenci SatNight sih. Cuma saya gag begitu menganggap hari ini spesial dibandingkan hari lainnya. Hari ini sama aja kaya hari lainnya cuma bedanya hari ini dengan hari senin sampai jumat hanya karena saya gag ada kuliah soalnya kampus saya libur klo weekend.
Sssstt, buat teman-teman yang lagi nikmatin SatNight nya, Have Fun for you all. Buat teman saya, keep spirit and don't be sad, I'll be there for u deh. Tuhan pasti punya rencana indah buat kamu. Dan buat saya sendiri bersama segelintir orang yang bernasib sama diluar sana, mari kita produktif aja buat malam ini let it flow aja semuanya bakalan indah klo kita mengundang indah itu didalamnya.
Finally, saya mau pacaran dulu dengan laptop. Mengagumi penulis-penuolis favorit saya yang terus meng-influence saya. Dan mulai menulis lagi. Bismillah :)
Nie foto-foto para tokoh dan para penulis favorit saya yang terus menginspirasi saya dalam banyak hal :
Sebenarnya masih banyak lagi sih tokoh-tokoh lain yang menginfluence saya. Tapi saya lagi sangat kagum sama mereka. :)
Sekian dulu dari saya
Terima Kasih,
NOVTYA CITRA ANNISA
Rabu, 02 Maret 2011
Who I am - Masa Transisi - Proses Pemulihan.. Whooppss :')
Awal bulan maret. Mulai menulis lagi. Mulai mengisi blog lagi. But, still confused about "Who I am"
Anyway, sekarang saya mulai bertanya SIAPA-DIRI-SAYA (dengan tanda tanya yang sangat besar). Saya yakinlah kalau hampir semua orang pernah mengalami masa-masa seperti ini, dan saya menyebutnya masa-masa transisi.
Sebelumnya saya hampir tidak memikirkan pertanyaan pertanyaan seperti : Siapa diri saya? Apa potensi saya? Mau jadi apa saya nantinya? Sudah bahagiakah saya dengan hidup saya? Apa saja pencapaian saya? dan masih banyak lagi pertanyaan yang mulai mengambil alih sebagian isi kepala saya. Hal ini semua bermula dari akhir tahun 2010. Dimana saya dihadapkan dengan suatu masalah yang menggerogoti sisi emosional saya. Mulai merapuh, melemah, dan seperti terombang-ambing. Pada saat itu yang menjadi ukuran saya adalah lepas dari semua masalah ini dan mengobati hati yang kecewa. Tapi didalam semua perenungan itu banyak hal yang mulai nampak dan naik ke permukaan. Masalah saya mulai saya lepaskan dan saya biarkan mengambang karena jalan keluarnya pun terlihat buntu. Tapi yang membuat saya terheran-heran justru saat isi kepala saya mulai berunjuk rasa, berdemo sesuka hatinya meneriakkan SIAPA-DIRI-SAYA??? Dengan semua pertanyaan yang rasanya seperti ketukan palu Tuhan di atas kepala saya. Saya mulai berpikir apa saja pencapaian saya selama ini. Ingin menjadi apa saya nantinya. Bahagiakah saya dengan jurusan kuliah saya saat ini. Dan banyak pertanyaan lain yang mulai menguasai kepala ini.
Sampai saat ini pun saya masih belum bisa berdiri dengan tegak bila dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi yang saya bisa pelajari sekarang adalah untuk lebih mengenali diri sendiri, lebih menghargai kemampuan diri karena Tuhan tidak akan pernah sia-sia menciptakan diri ini tentunya, dan percaya pada diri sendiri.
Tapi mari saya kenalkan dengan sebuah "obat" yang menurut saya bisa sedikit membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Mungkin belum semua pertanyaan bisa saya jawab dengan baik lewat pencapaian-pencapaian saya. Tapi, setidaknya dapat sedikit terobati lah karena saya mulai dapat menghargai diri saya dan kemampuan saya, serta saya bisa lebih percaya dengan diri saya. "Obat" saya ini adalah BUKU dan me time. Dengan adanya waktu untuk diri sendiri, jelas waktu untuk perenungan dan perbaikan diri terasa lebih optimal. Dan "obat" seperti BUKU pun saya anggap tepat untuk menemani saya sekarang sebagai suplemen. hehehe :D
Ini saya cantumkan kutipan-kutipan "obat" dari buku favorit saya :
Salah satu kutipan yang saya baca dan sangat saya suka dari buku "Personal Power" karangan Dr. Ibrahim Elfiky, yaitu :
Apapun yang kamu pikirkan maka itulah yang akan kamu capai.
Ini kutipan dalam buku "Jangan Menunda Untuk Sejahtera" karangan Dr. Ibrahim Elfiky :
Mulai hari ini:
Perhatikan pikiran Anda sebelum berubah menjadi konsentrasi.
Perhatikan konsentrasi Anda sebelum berubah menjadi perasaan.
Perhatikan perasaan Anda sebelum berubah menjadi perilaku.
Perhatikan perilaku Anda sebelum berubah menjadi hasil.
Perhatikan hasil yang Anda dapat sebelum menentukan jalan hidup Anda.
Anda bukan label yang disandangkan oleh Anda sendiri, dan bukan label yang disandangkan oleh orang lain pada Anda.
Anda bukan kesedihan, kecemasan, kekhawatiran,frustasi, atau kegagalan.
Anda bukan usia,berat badan, bentuk tubuh, atau warna kulit Anda.
Anda bukan masa lalu, saat ini, atau masa yang akan datang.
Anda adalah makhluk paling baik yang diciptakan Allah.
Jika ada orang mampu mewujudkan sesuatu di dunia, Anda pasti bisa mewujudkannya, bahkan bisa lebih baik.
Ingatlah bahwa malam adalah awal bagi siang.
Musim dingin adalah awal bagi musim panas.
Penderitaan adalah awal bagi ketenangan.
Kesulitan adalah awal bagi kebaikan.
Sikap optimis pada kebaikan adalah awal kekuatan diri.
Karena itu,nikmati setiap waktu Anda.
Anggaplah sebagai babak akhir kehidupan Anda.
Hiduplah dengan cinta kepada Allah.
Hiduplah dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Hiduplah dengan cita-cita.
Hiduplah dengan perjuangan.
Hiduplah dengan kesabaran.
Hiduplah dengan cinta.
Hargailah kehidupan.
Yah, percaya atau tidak itulah suplemen saya. Mungkin semua pertanyaan belum bisa saya jawab dengan bukti pencapaian terbaik. Tapi, saya harap masa transisi ini merupakan proses pemulihan untuk perbaikan diri menjadi lebih baik lagi.
Salam hangat,
NOVTYA CITRA ANNISA
Anyway, sekarang saya mulai bertanya SIAPA-DIRI-SAYA (dengan tanda tanya yang sangat besar). Saya yakinlah kalau hampir semua orang pernah mengalami masa-masa seperti ini, dan saya menyebutnya masa-masa transisi.
Sebelumnya saya hampir tidak memikirkan pertanyaan pertanyaan seperti : Siapa diri saya? Apa potensi saya? Mau jadi apa saya nantinya? Sudah bahagiakah saya dengan hidup saya? Apa saja pencapaian saya? dan masih banyak lagi pertanyaan yang mulai mengambil alih sebagian isi kepala saya. Hal ini semua bermula dari akhir tahun 2010. Dimana saya dihadapkan dengan suatu masalah yang menggerogoti sisi emosional saya. Mulai merapuh, melemah, dan seperti terombang-ambing. Pada saat itu yang menjadi ukuran saya adalah lepas dari semua masalah ini dan mengobati hati yang kecewa. Tapi didalam semua perenungan itu banyak hal yang mulai nampak dan naik ke permukaan. Masalah saya mulai saya lepaskan dan saya biarkan mengambang karena jalan keluarnya pun terlihat buntu. Tapi yang membuat saya terheran-heran justru saat isi kepala saya mulai berunjuk rasa, berdemo sesuka hatinya meneriakkan SIAPA-DIRI-SAYA??? Dengan semua pertanyaan yang rasanya seperti ketukan palu Tuhan di atas kepala saya. Saya mulai berpikir apa saja pencapaian saya selama ini. Ingin menjadi apa saya nantinya. Bahagiakah saya dengan jurusan kuliah saya saat ini. Dan banyak pertanyaan lain yang mulai menguasai kepala ini.
Sampai saat ini pun saya masih belum bisa berdiri dengan tegak bila dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi yang saya bisa pelajari sekarang adalah untuk lebih mengenali diri sendiri, lebih menghargai kemampuan diri karena Tuhan tidak akan pernah sia-sia menciptakan diri ini tentunya, dan percaya pada diri sendiri.
Tapi mari saya kenalkan dengan sebuah "obat" yang menurut saya bisa sedikit membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Mungkin belum semua pertanyaan bisa saya jawab dengan baik lewat pencapaian-pencapaian saya. Tapi, setidaknya dapat sedikit terobati lah karena saya mulai dapat menghargai diri saya dan kemampuan saya, serta saya bisa lebih percaya dengan diri saya. "Obat" saya ini adalah BUKU dan me time. Dengan adanya waktu untuk diri sendiri, jelas waktu untuk perenungan dan perbaikan diri terasa lebih optimal. Dan "obat" seperti BUKU pun saya anggap tepat untuk menemani saya sekarang sebagai suplemen. hehehe :D
Ini saya cantumkan kutipan-kutipan "obat" dari buku favorit saya :
Salah satu kutipan yang saya baca dan sangat saya suka dari buku "Personal Power" karangan Dr. Ibrahim Elfiky, yaitu :
Apapun yang kamu pikirkan maka itulah yang akan kamu capai.
Ini kutipan dalam buku "Jangan Menunda Untuk Sejahtera" karangan Dr. Ibrahim Elfiky :
Mulai hari ini:
Perhatikan pikiran Anda sebelum berubah menjadi konsentrasi.
Perhatikan konsentrasi Anda sebelum berubah menjadi perasaan.
Perhatikan perasaan Anda sebelum berubah menjadi perilaku.
Perhatikan perilaku Anda sebelum berubah menjadi hasil.
Perhatikan hasil yang Anda dapat sebelum menentukan jalan hidup Anda.
Anda bukan label yang disandangkan oleh Anda sendiri, dan bukan label yang disandangkan oleh orang lain pada Anda.
Anda bukan kesedihan, kecemasan, kekhawatiran,frustasi, atau kegagalan.
Anda bukan usia,berat badan, bentuk tubuh, atau warna kulit Anda.
Anda bukan masa lalu, saat ini, atau masa yang akan datang.
Anda adalah makhluk paling baik yang diciptakan Allah.
Jika ada orang mampu mewujudkan sesuatu di dunia, Anda pasti bisa mewujudkannya, bahkan bisa lebih baik.
Ingatlah bahwa malam adalah awal bagi siang.
Musim dingin adalah awal bagi musim panas.
Penderitaan adalah awal bagi ketenangan.
Kesulitan adalah awal bagi kebaikan.
Sikap optimis pada kebaikan adalah awal kekuatan diri.
Karena itu,nikmati setiap waktu Anda.
Anggaplah sebagai babak akhir kehidupan Anda.
Hiduplah dengan cinta kepada Allah.
Hiduplah dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Hiduplah dengan cita-cita.
Hiduplah dengan perjuangan.
Hiduplah dengan kesabaran.
Hiduplah dengan cinta.
Hargailah kehidupan.
Yah, percaya atau tidak itulah suplemen saya. Mungkin semua pertanyaan belum bisa saya jawab dengan bukti pencapaian terbaik. Tapi, saya harap masa transisi ini merupakan proses pemulihan untuk perbaikan diri menjadi lebih baik lagi.
Salam hangat,
NOVTYA CITRA ANNISA
Mengenai Saya
- NovtyaCA
- Memulai hidup lewat mimpi. Lewat ketikan-ketikan jari yang terus membawaku hadir disini belajar untuk menciptakan tulisan yang baik. Saya percaya dengan kekuatan mimpi, kekuatan pikiran, dan kekuatan keyakinan. Saya perempuan yang akan mengubah kata tidak mungkin menjadi mungkin.
Blog Archive
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.




