Alhamdulillah si laptop sayang sudah baik lagi.. Saya bisa nulis lagi, nge-blog lagi, browsing lagi, baca e-book lagi, nugas lagi.. Mmuuaaccchh mmmuuaacchh cium si laptop sayang :* :*
Tau gag, aku kangen NULIS banget loh.. Kangen sekangen kangennya :)
Oia, kemaren habis liat The Royal Wedding. Ooo God, I feel in fairy tale. Kate Middleton bener-bener cantik banget, sosok yg smart juga dan bener-bener sosok yang aktif di kegiatan sosial. Sie Kate ini bener-bener the next Lady Diana deh. She is so lucky and deserve to complete Prince William. Tau ga? Saya yang nonton acara pernikahannya bisa ikut-ikutan terhanyut banget, gugup , senang, terharu, pokoknya kayak berada langsung disana (hahaha lebay kali ya). Apalagi waktu mereka naik kereta kencana, beneran kaya liat cinderella story di dunia nyata deh.
Saya yakin hampir semua perempuan di dunia kemaren pada mupeng banget waktu liat pernikahannya Prince William & Princess Kate Middleton. Calm girls, Prince harry is single, and so much advisability for us (tetep ngimpi.. hahaha)
Liat foto mereka serasi banget ya. Pengen banget pajang foto gitu juga. Tapi siapa sosok prince nya? hahaha
Saya ngayalin banget sosok prince nya itu kamu, hei kamu yang disana sadar dong, aku menunggumu lama loh, jauh di awal kita masuk kuliah dulu, disaat kita kenal karena kamu tak sengaja meng-add account facebook ku, yang ternyata kamu pun temannya salah satu temanku. Dari dulu sampai sekarang pun belum ada kemajuan berarti, hanya mengaggumimu dari jauh, begitu kagum dengan sosok humble, smart, charming, religious and it's a simple reason make me so fall in you. Sudah hampir tiga tahun rasa ini tumbuh tenggelam dalam diri saya. Dan sudah beberapa orang juga yang berdiri mendampingi saya, tapi semua beda. Saya dekat sama si ini dan itu tapi tetap semua rasa kagum dan rasa apalah ini sebenarnya semua itu kembali lagi tertuju kepadamu lagi *haiiyyaahh
Entah sudah beberapa teman yang menganggap saya terlalu bermimpi, terlalu idealis dan menganggap saya terlalu mengkhayalkan yang hampir sulit untuk direalisasikan. Tapi cukup satu hal yang saya percaya. Dia adalah orang dari masa lalu saya yang selalu hidup disini didalam hati tak peduli betapa banyak orang yang menganggap kalau saya terlalu banyak bermimpi. Saya selalu yakin tentang kekuatan keyakinan dan kekuatan mimpi. Saya percaya satu hal ini : "Yakinlah dengan semua hal yang kamu inginkan, walau semua terlihat tidak mungkin dan banyak orang yang meremehkan mimpimu. Pikirkan terus mimpimu, Khayalkan mereka, Dan teruslah tulis didalam catatanmu, Allah tidak pernah tidur dan dia akan mengabulkan semua permintaanmu disaat yang tepat nantinya."
Mengingatmu hari ini di siang yang cerah ini. Secerah senyummu yang seperti biasa kau lontarkan kepada semua orang. Kau memang sosok ramah yang betul-betul menginspiring banyak pihak.
Aku harap kita dipertemukan Tuhan pada saat yang tepat. Mungkin untuk saat ini kita hanya bisa bertukar senyum, menyapa, dan melihat dari jauh. Tapi jika saatnya tiba, semoga kita bisa bertukar cerita hidup, menjadi patrner yang saling mendukung, saling mengisi dan melengkapi. Semoga kamu memang yang nantinya dikirim Tuhan untuk mendampingi diri ini.
Selamat siang untukmu ya, Semoga harimu selalu indah. LOve you more n more :)
skip to main |
skip to sidebar
Jumat, 29 April 2011
Minggu, 10 April 2011
Menemukan korelasi antara Kamu-Hujan-Aku-Pelangi
Hari ini masih sama seperti kemarin-kemarin, saya lebih produktif ke tugas dibandingkan tulisan dan buku-buku di rak yang sudah teriak-teriak minta diselesaikan untuk dibaca (sabar ya, resiko semester 6 memang begini ini buku), kota malang pun masih sama diguyur hujan dari pagi sampai sore, masih terus menunggumu, masih terus memikirkanmu, masih terus berusaha menyapa kamu yang disana.
"Selamat pagi kamu, Selamat siang kamu, Selamat sore kamu, Selamat malam kamu dan semoga harimu selalu indah dan selalu dalam lindungan-Nya"
"Hei, kamu tau tidak aku menunggumu lo.!!!
Dari dulu sampai saat ini, kamu selalu jadi hujan yang menyejukkan diri. Kamu seperti hujan yang selalu mendadak hadir dan tiba-tiba reda disaat aku masih rindu kesejukkan yang kau tawarkan. Dan belum cukup disitu saja, jikalau kau malas hadir kau pun bagai musim kemarau panjang yang enggan berubah menjadi musim penghujan hati."
Kau dan hujan, saya suka korelasi itu.
Bagi saya hujan itu sangat menyejukkan. Saya suka wangi hujan yang khas, saya suka apabila berjalan dan ditetesi oleh rintikan air hujan yang dingin, saya suka tanaman yang terlihat jauh lebih cerah karena hujan turun, dan saya suka pelangi yang muncul akibat efek dari hujan. Dan yang pasti hujan itu punya daya tarik yang besar untuk saya.
Hujan itu sepertimu punya wangi yang khas dan selalu saya suka, selalu bisa menyulap mood buruk menjadi membaik lagi. Dan saya pun berharap saya yang akan menjadi pelangimu nantinya yang hanya akan bisa muncul apabila (hujan = kamu)itu (turun = ada) dan akan selalu mengindahkan harimu. Dan kamu punya daya tarik yang besar seperti saya selalu tertarik dengan hujan.
Menatap hujan dari jendela kamar ini akan jadi momen paling melegakan. Membayangkan senyummu, wajahmu, cerita hidupmu yang masih belum sepenuhnya kuketahui dengan lengkap. Dan selalu menitipkan doa kepada-Nya semoga aku dan kamu adalah manunggal. Semoga kau = hujan dan aku = pelangi. Semoga Tuhan sore ini tersenyum ketika melihatku menatap hujan dan aku yang masih berusaha mencoba mencari korelasi antara aku,kamu,hujan, dan pelangi.
Lalu Tuhan akan berkata: "Sabar tya', jika sudah waktunya hujan itu akan turun dengan deras memelukmu dan tidak akan pergi jauh darimu dan kamu akan selalu menjadi pelangi yang indah yang akan terus ditakdirkan terbit menemani hujan."
Saya : "Terima kasih Tuhan untuk semuanya. Semoga aku dan dia adalah manunggal. Semoga namanya nanti akan mengisi lembar-lembar baru hidup saya, semoga namanya yang nantinya akan terselip didalam doa-doa saya."
Semoga hujan ini akan segera turun karena pelangi pun lelah jika harus bersembunyi menahan untuk memunculkan dirinya karena pelangi tidak akan bisa muncul jika hujan masih enggan turun.
Novtya Citra Annisa
"Selamat pagi kamu, Selamat siang kamu, Selamat sore kamu, Selamat malam kamu dan semoga harimu selalu indah dan selalu dalam lindungan-Nya"
"Hei, kamu tau tidak aku menunggumu lo.!!!
Dari dulu sampai saat ini, kamu selalu jadi hujan yang menyejukkan diri. Kamu seperti hujan yang selalu mendadak hadir dan tiba-tiba reda disaat aku masih rindu kesejukkan yang kau tawarkan. Dan belum cukup disitu saja, jikalau kau malas hadir kau pun bagai musim kemarau panjang yang enggan berubah menjadi musim penghujan hati."
Kau dan hujan, saya suka korelasi itu.
Bagi saya hujan itu sangat menyejukkan. Saya suka wangi hujan yang khas, saya suka apabila berjalan dan ditetesi oleh rintikan air hujan yang dingin, saya suka tanaman yang terlihat jauh lebih cerah karena hujan turun, dan saya suka pelangi yang muncul akibat efek dari hujan. Dan yang pasti hujan itu punya daya tarik yang besar untuk saya.
Hujan itu sepertimu punya wangi yang khas dan selalu saya suka, selalu bisa menyulap mood buruk menjadi membaik lagi. Dan saya pun berharap saya yang akan menjadi pelangimu nantinya yang hanya akan bisa muncul apabila (hujan = kamu)itu (turun = ada) dan akan selalu mengindahkan harimu. Dan kamu punya daya tarik yang besar seperti saya selalu tertarik dengan hujan.
Menatap hujan dari jendela kamar ini akan jadi momen paling melegakan. Membayangkan senyummu, wajahmu, cerita hidupmu yang masih belum sepenuhnya kuketahui dengan lengkap. Dan selalu menitipkan doa kepada-Nya semoga aku dan kamu adalah manunggal. Semoga kau = hujan dan aku = pelangi. Semoga Tuhan sore ini tersenyum ketika melihatku menatap hujan dan aku yang masih berusaha mencoba mencari korelasi antara aku,kamu,hujan, dan pelangi.
Lalu Tuhan akan berkata: "Sabar tya', jika sudah waktunya hujan itu akan turun dengan deras memelukmu dan tidak akan pergi jauh darimu dan kamu akan selalu menjadi pelangi yang indah yang akan terus ditakdirkan terbit menemani hujan."
Saya : "Terima kasih Tuhan untuk semuanya. Semoga aku dan dia adalah manunggal. Semoga namanya nanti akan mengisi lembar-lembar baru hidup saya, semoga namanya yang nantinya akan terselip didalam doa-doa saya."
Semoga hujan ini akan segera turun karena pelangi pun lelah jika harus bersembunyi menahan untuk memunculkan dirinya karena pelangi tidak akan bisa muncul jika hujan masih enggan turun.
Novtya Citra Annisa
Mengenai Saya
- NovtyaCA
- Memulai hidup lewat mimpi. Lewat ketikan-ketikan jari yang terus membawaku hadir disini belajar untuk menciptakan tulisan yang baik. Saya percaya dengan kekuatan mimpi, kekuatan pikiran, dan kekuatan keyakinan. Saya perempuan yang akan mengubah kata tidak mungkin menjadi mungkin.
Blog Archive
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.


