Minggu, 01 Mei 2011

Selamat Hari Pendidikan Nasional

Hari ini tanggal 2 Mei 2011 dan hari ini juga tepat pada peringatan hari pendidikan nasional. Oia, tapi kalau liat sistem pendidikan di Indonesia sekarang masih sangat miris ya. Pendidikan masih barang mahal di negara kita. Untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang baik pun orang-orang tua rela mengeluarkan kocek yang besar untuk putra-putrinya. Kita sering punya paradigma bahwa masuk di sekolah yang sangat mahal akan mendapatkan kualitas pendidikan yang terbaik. Tapi sadar gag sih, kalau sebenarnya pendidikan itu tidak hanya kita dapatkan dari bangku sekolah. Jangan berpikiran saya menulis seperti ini karena saya anti dengan sekolahan. Anda salah kalau punya persepsi seperti itu. Saya juga bersekolah dari TK sampai duduk di bangku kuliah. Dan saya pun masih berencana untuk terus melanjutkannya sampai jenjang S2 kelak. Amin.

Dari kacamata saya sebagai orang yang awam, yang saya lihat disini adalah kenapa untuk menjadi seorang intelektual di negeri yang kaya raya ini sangatlah susah. Masih banyak anak-anak dari keluarga yang kurang mampu padahal dia mempunyai kecerdasan yang baik dan layak untuk disekolahkan tetapi karena keterbatasan dana, mereka pun tidak dapat menuntut ilmu dengan layak.

Untuk sebagian tim pengajar pun sekarang sudah banyak yang mulai luntur jiwa-jiwa pendidik nya. Memang tidak semuanya, tetapi kebanyakan sudah banyak yang hanya mengajar saja tanpa mendidik murid-muridnya lagi. Padahal kalau menurut saya anak-anak zaman sekarang itu perlu diberikan pemahaman lebih mengenai akhlak, sikap hidup, dan diberikan pemahaman yang apik mengenai kehidupan. Kalau dibandingkan zaman saya SD dulu, guru-guru saya memang orang-orang yang mengabdikan dirinya pada dunia pendidikan. Memenuhi semua janji yang mereka ucapkan untuk mengajar dan mendidik murid-muridnya dengan segenap jiwa dan raga mereka.

Melihat pendidikan kita sekarang memang masih sangat banyak yang harus dibenahi. Dari pengajarnya, murid-muridnya, mental warganya juga yang masih banyak menganggap bahwa pendidkan itu tidak penting dan hanya milik orang-orang yang berduit, dan dari sistem pendidikannya sendiri pun masih banyak yang harus dibenahi dengan baik. Dan hal itupun tidak boleh sepenuhnya kita bebankan kepada pemerintah. Tapi sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menata dan memperbaiki keadaan pendidkan di negara kita ini.

Mulailah dari diri sendiri, mungkin ini cara yang paling efektif. Budayakan membaca. Lakukanlah yang terbaik. Bangunlah bangsamu lewat pendidikan yang kau punya.

Saya bersyukur karena hari ini saya masih bisa menikmati bangku sekolah, mendapatkan pengajaran yang layak, dan walaupun saya tidak secerdas Albert Einstein, tapi saya bersyukur dengan ilmu yang saya punya saya bisa mengindahkan dunia ini. Izinkan saya untuk terus berbakti pada negara ini dan ikut andil dalam pembangunan bangsa ini ya Tuhan. :)



Salam hangat,

Novtya Citra Annisa

TAK BERTEMA

Malam ini saya jengkel loh, jenuh loh, muak loh sama tugas kuliah. Apa-apan sih ini.!! Kenapa tiba-tiba berubah menjadi mahasiswi pemalas. Tapi beneran loh, tugas-tugas kuliahnya abnormal loh pak dosen. Yang wajar-wajar ajalah tugasnya, saya gag bakal ngeluh klo tugasnya wajar.

Saya merasa akhir-akhir ini kekuatan personal yang sudah saya bangun kembali ke titik dasar lagi. Pengen deh teriak sama diri sendiri ( Wooiiii Tya jangan jadi lemah!! )
Kenapa kembali tak berkarakter.!! Itu satu pertanyaan yang ingin saya ajukan kepada diri. Apa harus ikutan semacam reality show tentang pembentukan karakter semacam "Big Brother" gitu.! (haha mulai menghayal lagi kan.!) Tapi ini bener loh, berasa banget penurunannya. Sibuk nugas terus malah bikin saya ninggalin buku-buku yang belum sempat saya selesaikan baca, terus udah jarang nulis bukan jarang lagi tapi cerita-cerita saya loh saya simpan dengan rapi saja didalam folder laptop gag saya teruskan lagi. Saya pengen nulis bebas lagi, menciptakan karakter-karakter lagi. Walaupun saya memang belum bisa menulis cerita dengan baik tapi setidaknya dengan nulis saya senang loh. Saya berasa ini loh hal yang saya suka. Bukan jadi munafik dengan terus menghitung angka-angka, merancang bangunan, menggambar gedung lah, rumah lah, rumah sakit lah sampai yang gambar ikut-ikutan sakit. Astafiruloh, keluhan saya panjang eh. Bener kan saya kembali ke titik lemah. Titik jenuh sih sebenernya.

Pengen make a wish supaya bisa langsung loncat ke semester 8 terus di wisuda sekarang juga. hahaha

Aaarrgghh klo saya terus tulis paling semua tulisan malam ini gag bakalan jauh-jauh dari ngeluh deh. Ayok sudah menenangkan kepala, badan, hati dulu. Sekian ajalah dulu, tulisan ini temanya blur sekali. Mari nugas lagi ya, semangaaaaaatttttt..!!!!!!!! Ga boleh ngeluh lagi loh ya :)

Salam hangat,
Novtya Citra Annisa

Jumat, 29 April 2011

Bermimpi lah, Percayalah Tuhan mendengar doamu :)

Alhamdulillah si laptop sayang sudah baik lagi.. Saya bisa nulis lagi, nge-blog lagi, browsing lagi, baca e-book lagi, nugas lagi.. Mmuuaaccchh mmmuuaacchh cium si laptop sayang :* :*

Tau gag, aku kangen NULIS banget loh.. Kangen sekangen kangennya :)

Oia, kemaren habis liat The Royal Wedding. Ooo God, I feel in fairy tale. Kate Middleton bener-bener cantik banget, sosok yg smart juga dan bener-bener sosok yang aktif di kegiatan sosial. Sie Kate ini bener-bener the next Lady Diana deh. She is so lucky and deserve to complete Prince William. Tau ga? Saya yang nonton acara pernikahannya bisa ikut-ikutan terhanyut banget, gugup , senang, terharu, pokoknya kayak berada langsung disana (hahaha lebay kali ya). Apalagi waktu mereka naik kereta kencana, beneran kaya liat cinderella story di dunia nyata deh.
Saya yakin hampir semua perempuan di dunia kemaren pada mupeng banget waktu liat pernikahannya Prince William & Princess Kate Middleton. Calm girls, Prince harry is single, and so much advisability for us (tetep ngimpi.. hahaha)


Liat foto mereka serasi banget ya. Pengen banget pajang foto gitu juga. Tapi siapa sosok prince nya? hahaha
Saya ngayalin banget sosok prince nya itu kamu, hei kamu yang disana sadar dong, aku menunggumu lama loh, jauh di awal kita masuk kuliah dulu, disaat kita kenal karena kamu tak sengaja meng-add account facebook ku, yang ternyata kamu pun temannya salah satu temanku. Dari dulu sampai sekarang pun belum ada kemajuan berarti, hanya mengaggumimu dari jauh, begitu kagum dengan sosok humble, smart, charming, religious and it's a simple reason make me so fall in you. Sudah hampir tiga tahun rasa ini tumbuh tenggelam dalam diri saya. Dan sudah beberapa orang juga yang berdiri mendampingi saya, tapi semua beda. Saya dekat sama si ini dan itu tapi tetap semua rasa kagum dan rasa apalah ini sebenarnya semua itu kembali lagi tertuju kepadamu lagi *haiiyyaahh

Entah sudah beberapa teman yang menganggap saya terlalu bermimpi, terlalu idealis dan menganggap saya terlalu mengkhayalkan yang hampir sulit untuk direalisasikan. Tapi cukup satu hal yang saya percaya. Dia adalah orang dari masa lalu saya yang selalu hidup disini didalam hati tak peduli betapa banyak orang yang menganggap kalau saya terlalu banyak bermimpi. Saya selalu yakin tentang kekuatan keyakinan dan kekuatan mimpi. Saya percaya satu hal ini : "Yakinlah dengan semua hal yang kamu inginkan, walau semua terlihat tidak mungkin dan banyak orang yang meremehkan mimpimu. Pikirkan terus mimpimu, Khayalkan mereka, Dan teruslah tulis didalam catatanmu, Allah tidak pernah tidur dan dia akan mengabulkan semua permintaanmu disaat yang tepat nantinya."

Mengingatmu hari ini di siang yang cerah ini. Secerah senyummu yang seperti biasa kau lontarkan kepada semua orang. Kau memang sosok ramah yang betul-betul menginspiring banyak pihak.

Aku harap kita dipertemukan Tuhan pada saat yang tepat. Mungkin untuk saat ini kita hanya bisa bertukar senyum, menyapa, dan melihat dari jauh. Tapi jika saatnya tiba, semoga kita bisa bertukar cerita hidup, menjadi patrner yang saling mendukung, saling mengisi dan melengkapi. Semoga kamu memang yang nantinya dikirim Tuhan untuk mendampingi diri ini.

Selamat siang untukmu ya, Semoga harimu selalu indah. LOve you more n more :)

Minggu, 10 April 2011

Menemukan korelasi antara Kamu-Hujan-Aku-Pelangi

Hari ini masih sama seperti kemarin-kemarin, saya lebih produktif ke tugas dibandingkan tulisan dan buku-buku di rak yang sudah teriak-teriak minta diselesaikan untuk dibaca (sabar ya, resiko semester 6 memang begini ini buku), kota malang pun masih sama diguyur hujan dari pagi sampai sore, masih terus menunggumu, masih terus memikirkanmu, masih terus berusaha menyapa kamu yang disana.

"Selamat pagi kamu, Selamat siang kamu, Selamat sore kamu, Selamat malam kamu dan semoga harimu selalu indah dan selalu dalam lindungan-Nya"

"Hei, kamu tau tidak aku menunggumu lo.!!!
Dari dulu sampai saat ini, kamu selalu jadi hujan yang menyejukkan diri. Kamu seperti hujan yang selalu mendadak hadir dan tiba-tiba reda disaat aku masih rindu kesejukkan yang kau tawarkan. Dan belum cukup disitu saja, jikalau kau malas hadir kau pun bagai musim kemarau panjang yang enggan berubah menjadi musim penghujan hati."

Kau dan hujan, saya suka korelasi itu.
Bagi saya hujan itu sangat menyejukkan. Saya suka wangi hujan yang khas, saya suka apabila berjalan dan ditetesi oleh rintikan air hujan yang dingin, saya suka tanaman yang terlihat jauh lebih cerah karena hujan turun, dan saya suka pelangi yang muncul akibat efek dari hujan. Dan yang pasti hujan itu punya daya tarik yang besar untuk saya.
Hujan itu sepertimu punya wangi yang khas dan selalu saya suka, selalu bisa menyulap mood buruk menjadi membaik lagi. Dan saya pun berharap saya yang akan menjadi pelangimu nantinya yang hanya akan bisa muncul apabila (hujan = kamu)itu (turun = ada) dan akan selalu mengindahkan harimu. Dan kamu punya daya tarik yang besar seperti saya selalu tertarik dengan hujan.

Menatap hujan dari jendela kamar ini akan jadi momen paling melegakan. Membayangkan senyummu, wajahmu, cerita hidupmu yang masih belum sepenuhnya kuketahui dengan lengkap. Dan selalu menitipkan doa kepada-Nya semoga aku dan kamu adalah manunggal. Semoga kau = hujan dan aku = pelangi. Semoga Tuhan sore ini tersenyum ketika melihatku menatap hujan dan aku yang masih berusaha mencoba mencari korelasi antara aku,kamu,hujan, dan pelangi.

Lalu Tuhan akan berkata: "Sabar tya', jika sudah waktunya hujan itu akan turun dengan deras memelukmu dan tidak akan pergi jauh darimu dan kamu akan selalu menjadi pelangi yang indah yang akan terus ditakdirkan terbit menemani hujan."

Saya : "Terima kasih Tuhan untuk semuanya. Semoga aku dan dia adalah manunggal. Semoga namanya nanti akan mengisi lembar-lembar baru hidup saya, semoga namanya yang nantinya akan terselip didalam doa-doa saya."

Semoga hujan ini akan segera turun karena pelangi pun lelah jika harus bersembunyi menahan untuk memunculkan dirinya karena pelangi tidak akan bisa muncul jika hujan masih enggan turun.


Novtya Citra Annisa

Selasa, 15 Maret 2011

Sampai Kapan & Mr. Untitled :)

Sore ini nulis sambil denger lagu, memang paling menyenangkan. Padahal rencana awal tadi mau revisi gambar MK berhubung tugas kuliah yang seabrek tapi malah jadi nge-Blog sambil denger lagu. Tenang ya tugas, habis mandi saya bakal babat kamu. Saya gag mau begitu ngoyo yang penting tugas saya kelar tepat waktu sesuai target awal dengan hasil yang maksimal. Mantap toh? Hahaha

Oia,ngomong-ngomong masalah lagu, saya lagi suka banget nie sama lagunya Maliq & d'Essentials yang judulnya Sampai Kapan. Dari tadi Winamp sampai soak cuma dengerin lagu Sampai Kapan ini aja terus. Iya, saya suka soalnya momen nya pas sama kejadian beberapa hari ini. Saya suka sama lagu ini, orang yang jadi tokoh utama lagu ini(versi saya). Iya,sosok cerdas yang sangat saya kagumi bukan cuma kagum sebenarnya tapi yayaya tebak sendiri ajalah. Haha :p

Ini lirik lagu yang lagi happening for me now. Let's listen this song n U'll feel fall in love with this song n ur Destiny. Trust me it works!(Kata-kata pamungkasmu saya kutip ya Mr.Untitled)

Sampai Kapan
Menantikanmu dalam jiwaku
Sabarku menunggu
Berharap sendiri
Aku mencoba merindukan bayangmu
Karena hanyalah bayanganmu yang ada

Hangat mentari dan terangnya rembulan mengiringi hari-hari ku yang tetap tanpa kehadiranmu
Indahnya pelangi yang terbit kala sinar matamu
Menembus relung hatiku

Pantaskah diriku ini mengharapkan suatu yang lebih dari hanya sekedar perhatian dari dirimu yang kau anggap biasa saja
Atau mestikah ku simpan dalam diri lalu kuendapkan rasa ini terus selama lamanya

Diriku cinta dirimu, dan hanya itulah satu yang aku tak jujur kepadamu
Kuingin engkau mengerti
Mungkinkah engkau sadari cinta yang ada dihatiku, tanpa sepatah kata ku ucapkan kepadamu

Sayang, dapatkah aku memanggilmu sayang

Sampai kapan aku pun tak sanggup tuk pastikan ku dapat memendam seluruh rasa ini
Dengarlah jeritan hatiku untukmu
Dan aku ingn engkau mengerti apa yang dihatiku sanubariku kita kan berdua selamanya

Adakah engkau rasakan
Mengapa tak kau nyatakan
Kuakui kurasakan
Suatu saat kan kukatakan
Sampai kapan ku bertahan ku menantikan kepastian
Yakinlah sayang, cinta kita kan menjdi kenyataan

Kuingin engkau mengerti
Kuingin engkau sadari
Mungkinkah engkau sadari cinta yg ada dihati

Minggu, 13 Maret 2011

Recommended Book : Relasi dengan Diri Sendiri

Kemaren saya baru baca buku yang judulnya Relasi dengan Diri Sendiri. Buku ini saya pinjam di perpus kampus dan isi buku ini menarik banget lo. Dalam buku ini kita diajarkan bagaimana cara membangun relasi yang baik dengan diri sendiri. Sebagian ringkasannya bakal saya posting disini, semoga bermanfaat ya buat kita semua. Let's read this book :')

RELASI DENGAN DIRI SENDIRI

Membangun relasi yang baik dengan diri sendiri dapat diartikan seperti memandang dan memperlakukan diri sendiri dengan baik. Atau lebih singkatnya dapat diartikan sebagai, bersikap baik terhadap diri sendiri.

Untuk membangun relasi yang baik terhadap diri sendiri, ada tiga hal penting yang mesti dikembangkan :
1.) MENGENAL diri(jasmani&rohani)keberadaannya yang faktual dan kemungkinan-kemungkinannya(potensial)
2.) MENERIMA diri kita dengan baik
3.) MENGEMBANGKAN diri kita dengan baik.

Ada tiga pertanyaan yang setidaknya dapat membantu kita untuk mengenal lebih jauh siapa diri kita.
1.) Siapakah Aku?
2.) Bagaimana saya menerima diri saya sendiri sebagaimana adanya?
3.) Bagaimana saya mengembangkan diri saya sebaik mungkin?

MENGENAL DIRI SENDIRI

Untuk mengenal diri sendiri hal yang paling gampang untuk kita lakukan adalah SEGERA BERCERMIN !!! Lalu akan muncul sesosok bayangan di cermin yang akan diikuti dengan rentetan pertanyaan, seperti :
a.) Gambar apa yang kalian lihat ?
b.) Menurut Anda gambar itu mengungkapkan tentang apa?
c.) Apa pesan gambar itu bagi kalian?

MANFAAT DAN TUJUAN MENGENAL DIRI

Mengenal diri sendiri berarti memahami kekhasan fisiknya, kepribadian, watak dan tempramennya, mengenal bakat-bakat alamiah yang dimilikinya serta punya gambaran atau konsep yang jelas tentang diri sendiri dengan segala kekuatan dan kelemahannya.

Tujuan untuk mengenal diri adalah untuk mengembangkan dirinya. Cara berada khas manusia untuk mengembangkan diri adalah BEREKSISTENSI.

Manusia adalah sesuatu yang "sudah" dan sekaligus "belum", yang "faktual" dan yang "potensial" ; suatu realitas yang masih harus dibentuk secara terus-menerus, tanpa henti, tanpa akhir.
Dalam merealisasi kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan diri harus didasarkan pada data faktual dirinya. Data faktual ini berfungsi sebagai pengarah dan pembatas.

Dengan mengenal diri sendiri, seseorang dapat mengenal kenyataan dirinya dan sekaligus kemungkinan-kemungkinannya, serta (diharapkan) mengetahui peran apa yang harus dia mainkan untuk mewujudkannya.

CARA MENGENAL DIRI DENGAN BAIK

Mengenal diri tidak lepas dari usaha yang disengaja, seperti yang sedang kita lakukan sekarang ini. Kita dapat mengenal diri melalui cara penelusuran bakat dan kepribadian.Selai itu kita dapat melihat diri kita sendiri dengan meninjau kembali pengalaman-pengalaman kita dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari. Kita juga dapat mengenal diri kita sendiri melalui kebersamaan kita dengan orang lain.Kita dapat meneropong diri kita dengan membandingkannya dengan orang lain. Selain itu kita dapat mengenal diri kita lewat kacamata orang lain,teman,sahabat,dan orang-orang lain yang dekat dengan kita, mengenai bagaimana kesan dan penilaian mereka terhadap diri kita. Kadang-kadang orang lain lebih objektif mengenal diri kita daripada kita sendiri. Cara yang tidak kalah baiknya untuk mengenal diri sendiri adalah dengan melakukan refleksi pribadi tentang diri sendiri.

Demikianlah ada bermacam-macam cara yang terbuka bagi kita dalam usaha mengenal diri sendiri. Perpaduan yang baik dapat memberi kita pemahaman yang semakin baik terhadap diri kita sendiri.



Sekian dulu ya postingannya. Gak sadar klo udah nulis panjang lebar. Semoga sebagian ringkasan dari buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sekian

NOVTYA CITRA ANNISA

Jumat, 11 Maret 2011

Jadwal Semester 6 dan Sempak Batman

Jadwal kuliah semester 6 ini sebenernya gag begitu padet dibanding semester-semester sebelumnya. Soalnya sebagian mata kuliah di semester ini sudah ada yang saya ambil waktu di semester bawah kemaren. Tapi tau ga, tugas-tugasnya di semester 6 ini banyak banget. Satu kata buat ngegambarinnya adalah SEMPAK BATMAN.!! Sumpah, lagi suka-sukanya nie ngumpat pake kata-kata ini. hahaha

Hampir setiap mata kuliah di semester ini dihadiahi dengan tugas (terimakasih pak dosen) sambil nangis darah. Mungkin sebaiknya gag perlu ngeluh tapi tu tugas langsung dikerjain aja dengan segenap hati jiwa dan raga biar gag terus numpuk kaya debu diatas TV saya yg udah lama gag dibersihin.

And finally buat hari ini. Saya rela bolos 3 matkul demi nyari dan ngeprint gambar buat tugas MK (sebetulnya itu antara males sama pengorbanan, hahaha). Jadi judulnya hari ini seharian menggelandang bersama Cang buat nyari gambar (makasih ya Cang).

Yah karena masa-masa jadi mahasiswa insyaAllah berakhir 2 semester lagi (Amin ya Allah, *doa khusyuk). So, welcome the real life and let's start the rule in wild life. Jalannya semakin berat, tapi mari terus bersiap mengUpgrade semua kemampuan, pribadi, dan daya jual lo di masyarakat. Fighting for me lah judulnya sekarang.. :)

Semangat buat saya dan teman-teman Sipil UMM 08
^_^

Sabtu, 05 Maret 2011

Freaky - Absurd - Nothing Special, and I call it SatNight (-.-")

Seperti malam-malam minggu sebelumnya yang hampir nothing special for me. Bukan tanpa alasan saya nulis hal ini. Bukan perkara iri sama yang punya pacar. Bukan perkara meratapi nasib yang baru beberapa bulan ini "Naik Pangkat" jadi Jomblo (Jangan kasian apalagi ketawa baca kalimat saya barusan. Haram hukumnya. Hahaha :D). Lagi iseng aja pengen nulis tentang SatNight dan segala macam tragedi didalamnya.

Buat orang-orang golongan saya, pasti benci banget ya klo SatNight tiba. Saya juga gitu. Tau kenapa? Bukan gara-gara saya lagi ngejomblo. Tapi terlebih lagi saya suka naik darah tuh kalau sie bapak-bapak kosan mulai celamitan ngomentarin malam minggu absurd. Aje gile, padahal urusan hidup orang-orang tua kan complicated banget ya. Tapi saya gag habis pikir, kok waktu luangnya malah dipakai buat celamitan ngurusin privasi nya orang lain. Sudahlah, saya gag mau bergosip tentang orang itu, gag penting juga dan gag mau dosa!! Soalnya inti tulisan saya kan bukan kesana. Hahaha :p

Oh iya kita kembali lagi ya ke tema awal. Sebenarnya ini cuma pikiran saya aja sih gag ada maksud apa-apa. Menurut saya, tentang SatNight dan berbagai ritual yang banyak dihabiskan orang-orang untuk hari itu sebenarnya sangat tergantung keadaan aja sih. Soalnya, kita bisa aja sangat-sangat menanti hari itu ataupun berharap hari itu menghilang dari kalender. Kalau kita ngerencanain buat ngabisin liburan di hari sabtu, ketemuan sama pacar, temen, keluarga atau hal apapun yang menyenangkan mungkin kita sangat-sangat menanti hari itu. Tapi kalau tiba-tiba aja Bad Tragedy terjadi atau kamu merasa tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain, saya berani taruhan deh pasti males banget ngelewatin hari itu.

Dan saya bergabung sama segelintir orang yang tak-tentu-arah-mau kemana-mau ngapain. Alhasil, saya cuma ngabisin waktu dengerin TV ngoceh dan membiarkan TV menonton saya (gantian sekarang saya bintang film nya,soalnya TV nya saya anggurin sih). Duduk didepan laptop dan berusaha untuk menulis. Tapi ide saya lagi stuck banget. Haduh, kapan bisa produktif klo tulisan saya gag dimulai-mulai. Dan alhasil saya berharap untuk malam ini semoga Tuhan memberikan bimbingan-Nya dan saya diizinkan untuk memulai menulis dan malam ini saya bisa produktif dan jadi useful person for this night.

Finally, BB saya ber krang-kring ria. Tapi, bukan Good News melainkan Bad News yang saya dapat dari seorang teman. Iya rencana liburan yang kita susun GAGAL. Bukan perkara gagal liburan yang saya sesalkan melainkan saya lebih khawatir dengan keadaan teman saya yang lagi dirundung duka. Dia patah hati di malming ini. Lengkap kan sudah? Saya kesepian-mendapat berita buruk-bersimpati. Sedangkan teman saya juga sama kesepian-"naik pangkat"-sedih. Ini dia SatNight kelabu untuk nya, dan SatNight standart yang harus dinikmati oleh saya.

This nite so freaky,nothing special, and totally absurd for me. So much absurd occurence in this nite.

Tapi saya gag membenci SatNight sih. Cuma saya gag begitu menganggap hari ini spesial dibandingkan hari lainnya. Hari ini sama aja kaya hari lainnya cuma bedanya hari ini dengan hari senin sampai jumat hanya karena saya gag ada kuliah soalnya kampus saya libur klo weekend.

Sssstt, buat teman-teman yang lagi nikmatin SatNight nya, Have Fun for you all. Buat teman saya, keep spirit and don't be sad, I'll be there for u deh. Tuhan pasti punya rencana indah buat kamu. Dan buat saya sendiri bersama segelintir orang yang bernasib sama diluar sana, mari kita produktif aja buat malam ini let it flow aja semuanya bakalan indah klo kita mengundang indah itu didalamnya.

Finally, saya mau pacaran dulu dengan laptop. Mengagumi penulis-penuolis favorit saya yang terus meng-influence saya. Dan mulai menulis lagi. Bismillah :)

Nie foto-foto para tokoh dan para penulis favorit saya yang terus menginspirasi saya dalam banyak hal :




Sebenarnya masih banyak lagi sih tokoh-tokoh lain yang menginfluence saya. Tapi saya lagi sangat kagum sama mereka. :)

Sekian dulu dari saya
Terima Kasih,

NOVTYA CITRA ANNISA

Rabu, 02 Maret 2011

Who I am - Masa Transisi - Proses Pemulihan.. Whooppss :')

Awal bulan maret. Mulai menulis lagi. Mulai mengisi blog lagi. But, still confused about "Who I am"

Anyway, sekarang saya mulai bertanya SIAPA-DIRI-SAYA (dengan tanda tanya yang sangat besar). Saya yakinlah kalau hampir semua orang pernah mengalami masa-masa seperti ini, dan saya menyebutnya masa-masa transisi.

Sebelumnya saya hampir tidak memikirkan pertanyaan pertanyaan seperti : Siapa diri saya? Apa potensi saya? Mau jadi apa saya nantinya? Sudah bahagiakah saya dengan hidup saya? Apa saja pencapaian saya? dan masih banyak lagi pertanyaan yang mulai mengambil alih sebagian isi kepala saya. Hal ini semua bermula dari akhir tahun 2010. Dimana saya dihadapkan dengan suatu masalah yang menggerogoti sisi emosional saya. Mulai merapuh, melemah, dan seperti terombang-ambing. Pada saat itu yang menjadi ukuran saya adalah lepas dari semua masalah ini dan mengobati hati yang kecewa. Tapi didalam semua perenungan itu banyak hal yang mulai nampak dan naik ke permukaan. Masalah saya mulai saya lepaskan dan saya biarkan mengambang karena jalan keluarnya pun terlihat buntu. Tapi yang membuat saya terheran-heran justru saat isi kepala saya mulai berunjuk rasa, berdemo sesuka hatinya meneriakkan SIAPA-DIRI-SAYA??? Dengan semua pertanyaan yang rasanya seperti ketukan palu Tuhan di atas kepala saya. Saya mulai berpikir apa saja pencapaian saya selama ini. Ingin menjadi apa saya nantinya. Bahagiakah saya dengan jurusan kuliah saya saat ini. Dan banyak pertanyaan lain yang mulai menguasai kepala ini.

Sampai saat ini pun saya masih belum bisa berdiri dengan tegak bila dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi yang saya bisa pelajari sekarang adalah untuk lebih mengenali diri sendiri, lebih menghargai kemampuan diri karena Tuhan tidak akan pernah sia-sia menciptakan diri ini tentunya, dan percaya pada diri sendiri.

Tapi mari saya kenalkan dengan sebuah "obat" yang menurut saya bisa sedikit membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Mungkin belum semua pertanyaan bisa saya jawab dengan baik lewat pencapaian-pencapaian saya. Tapi, setidaknya dapat sedikit terobati lah karena saya mulai dapat menghargai diri saya dan kemampuan saya, serta saya bisa lebih percaya dengan diri saya. "Obat" saya ini adalah BUKU dan me time. Dengan adanya waktu untuk diri sendiri, jelas waktu untuk perenungan dan perbaikan diri terasa lebih optimal. Dan "obat" seperti BUKU pun saya anggap tepat untuk menemani saya sekarang sebagai suplemen. hehehe :D

Ini saya cantumkan kutipan-kutipan "obat" dari buku favorit saya :

Salah satu kutipan yang saya baca dan sangat saya suka dari buku "Personal Power" karangan Dr. Ibrahim Elfiky, yaitu :
Apapun yang kamu pikirkan maka itulah yang akan kamu capai.

Ini kutipan dalam buku "Jangan Menunda Untuk Sejahtera" karangan Dr. Ibrahim Elfiky :

Mulai hari ini:

Perhatikan pikiran Anda sebelum berubah menjadi konsentrasi.
Perhatikan konsentrasi Anda sebelum berubah menjadi perasaan.
Perhatikan perasaan Anda sebelum berubah menjadi perilaku.
Perhatikan perilaku Anda sebelum berubah menjadi hasil.
Perhatikan hasil yang Anda dapat sebelum menentukan jalan hidup Anda.

Anda bukan label yang disandangkan oleh Anda sendiri, dan bukan label yang disandangkan oleh orang lain pada Anda.
Anda bukan kesedihan, kecemasan, kekhawatiran,frustasi, atau kegagalan.
Anda bukan usia,berat badan, bentuk tubuh, atau warna kulit Anda.
Anda bukan masa lalu, saat ini, atau masa yang akan datang.

Anda adalah makhluk paling baik yang diciptakan Allah.
Jika ada orang mampu mewujudkan sesuatu di dunia, Anda pasti bisa mewujudkannya, bahkan bisa lebih baik.
Ingatlah bahwa malam adalah awal bagi siang.
Musim dingin adalah awal bagi musim panas.
Penderitaan adalah awal bagi ketenangan.
Kesulitan adalah awal bagi kebaikan.
Sikap optimis pada kebaikan adalah awal kekuatan diri.
Karena itu,nikmati setiap waktu Anda.
Anggaplah sebagai babak akhir kehidupan Anda.
Hiduplah dengan cinta kepada Allah.
Hiduplah dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Hiduplah dengan cita-cita.
Hiduplah dengan perjuangan.
Hiduplah dengan kesabaran.
Hiduplah dengan cinta.
Hargailah kehidupan.


Yah, percaya atau tidak itulah suplemen saya. Mungkin semua pertanyaan belum bisa saya jawab dengan bukti pencapaian terbaik. Tapi, saya harap masa transisi ini merupakan proses pemulihan untuk perbaikan diri menjadi lebih baik lagi.

Salam hangat,
NOVTYA CITRA ANNISA

Sabtu, 19 Februari 2011

Becoming a Star

Ini artikel yang bagus dari pak Mario Teguh. Saya tulis ulang disini supaya bisa bermanfaat bagi saya dan teman-teman sekalian.


Kualitas pertama dan yang paling penting dari sebuah tindakan adalah pelaksanaannya, baru kemudian ketepatan tindakannya, kemudian kemudahan melakukannya, kemudian ketepatan biayanya, dan kemudian yang terakhir adalah keindahan dari pelaksanaan dari tindakan itu.
Tetapi para ahli menunda tindakan itu ada di mana-mana.
Dan karena tidak melakukan yang seharusnya mereka lakukan, mereka jadinya -harus melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan.
Itu sebabnya banyak orang yang terlambat mencapai yang telah lama dicapai oleh orang lain.
Sebetulnya, setiap orang di antara kita adalah pribadi yang super cepat bertindak-bila dia bertemu dengan sesuatu atau keadaan yang mewajibkannya untuk bertindak tanpa sempat memikirkan penundaan.

Peluang
Reaksi cepat seorang pemimpin yang bertindak saat sebuah peluang hadir, bisa saja datang dari penantian yang cukup melelahkan, atau dari kekhawatiran bahwa kesempatan yang sama mungkin tidak akan tersedia lagi, atau bila peluang ini tidak diambilnya, orang lain akan memanfaatkannya.
Bila kita tidak terlatih untuk berpikir cepat dalam menimbang resiko dan nilai dari keuntungan dalam bertindak cepat - pada awal terbukanya sebuah peluang; kita akan sering terperangkap dalam keharusan untuk segera meninggalkan sebuah pekerjaan, membayar biaya dari ketergesaan itu, sambil memusatkan perhatian kepada kemungkinan peluang berikutnya.

Masalah
Ada pemimpin usaha yang hanya akan bertindak - bila dia sudah mengetahui adanya sebuah masalah.
Pada detik dia mengetahui masalah itu - karena tidak sengaja, atau karena sebuah proses formal; dia segera meledak dengan tindakan-tindakan drastis yang sering juga sangat emosional.
Segala sesuatu ingin dilakukannya, semua harus selesai kemarin, dan dia menyalahkan semua orang - kecuali dirinya.
Namun, semua orang yang mengenalnya, juga mengenali bahwa semua kegentingan itu akan segera berlalu, karena sang pemimpin akan segera santai kembali - karena sudah membiasa dan mulai lupa dengan pengetahuannya mengenai masalah-masalah bisnisnya.
Bila dia ingat - dia panik. Bila dia lupa - dia santai.
Sampai suatu saat dia akan sangat ingat - yaitu saat pemilik perusahaan menggantikannya dengan seseorang yang memiliki peledak tindakan yang lebih sensitif.

Ancaman
Peledak yang satu ini adalah peningkatan kelas dari masalah.
Masalah-masalah kecil yang tidak terselesaikan, akan tumbuh menjadi kenyataan yang membahayakan dan itu lah yang kita sebut sebagai ancaman.
Sehingga, bila kita semua lebih berbakat untuk menunda penyelesaian masalah, sebetulnya kita semua ini sedang membesarkan ancaman-ancaman bagi diri kita dan tugas-tugas kepemimpinan kita.
Seorang pemimpin yang berkelas tidak membiarkan dirinya diancam oleh apa pun untuk memutuskan dan melakukan yang benar, apa lagi oleh ancaman yang datang dari kelemahannya dalam bertindak.

Rencana
Anda yang berencana baik dan besar - seharusnya mudah untuk membuat diri Anda mendahulukan yang harus didahulukan, melakukan dengan cara yang seharusnya, dan pada saat Anda harus melakukannya.
Bila Anda telah memiliki rencana, tetapi rencana itu tidak membuat Anda
terbebaskan dari kecenderungan untuk menunda dan mendahulukan yang menyenangkan saja - itu berarti bahwa Anda harus mengganti rencana Anda, atau mengganti sikap Anda.
Bila Anda tidak dapat menggantikan kedua hal itu, akan datang suatu saat di mana Anda lah yang akan digantikan - dengan pribadi yang mudah meledak karena rencana-rencananya. Ingat lah, walau pun organisasi yang Anda pimpin itu berukuran besar dan berjangkauan luas - sifat dari kepemimpinan Anda adalah tetap kepemimpinan pribadi.

Impian
Sebetulnya impian adalah juga sebuah rencana - hanya saja kita tidak mampu menjelaskan mengapa hati ini demikian terpukau-pikat kepada keindahan dari pembayangan keadaan di masa depan itu.
Bila impian Anda tidak menggerakkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan sungguh-sungguh - walau pun Anda tidak yakin pasti bahwa yang Anda lakukan akan menuntun Anda kepada impian Anda; makaAnda tidak sedang bermimpi.
Ingat lah, bahwa hanya dia yang kesibukannya disemangati oleh impiannya
yang bisa hidup dalam kesadaran kehidupan impian.

Tugas
Peledak tindakan kepemimpinan yang tertinggi adalah keikhlasan menerima tugas sebagai pemimpin untuk mendatangkan perbedaan yang berarti bagi organisasi yang kita pimpin, bagi pelanggan yang kita layani, dan bagi semua yang berkepentingan atas kebaikan yang kita hasilkan.
Bila Anda melihat ada sesuatu yang seharusnya dilakukan untuk kebaikan organisasi dan bisnis Anda -jangan lah Anda menunggu sampai Anda menjadi pejabat; segera lakukanlah yang harus Anda lakukan.
Melakukan yang baik tanpa harus diperintahkan adalah tanda kualitas
kepemimpinan yang sebenarnya.

LIBURAN & KELUARGA CEMARA BAHAGIA VERSI SAYA


Hari ini saya baru menengok blog saya lagi, setelah sekian lama saya pernah buat blog ini tapi saya tinggalkan begitu saja tanpa mengisinya dengan tulisan. hahaha
Lalu tiba-tiba saya ingat bahwa saya punya blog yang sudah cukup lama saya terlantarkan. Liburan dan keluarga cemara versi saya yang bahagia, ingin saya tampilkan untuk tema tulisan kali ini.

Kebetulan sekali saat ini pas momen liburan. Momen ini spesial, karena apa? Karena cuma liburan saya bisa kembali pulang ke kota tercinta saya dan berkumpul bersama keluarga cemara bahagia. Senang rasanya. Terakhir saya pulang, hhmm kapan ya 6 bulan yang lalu mungkin. Saya menikmati hampir semua momen kepulangan ini. Saya bisa jauh lebih santai, tidak memikirkan beban dan tugas kuliah, pokoknya "free all day" lah klo saya sudah pulang. Sekali-sekali berkunjung ke rumah nenek dan rumah keluarga yang lain. Kalau nggak yah jalan-jalan sama teman-teman lama atau mereka yang menyempatkan main-main kerumah saya.

Tapi liburan semester kali ini banyak terasa berbeda. Yah, sangat berbeda. Sebenarnya semua sangat dan amat menyenangkan apabila di samping keluarga cemara saya. Tapi di momen liburan ini, keluarga saya lagi tertimpa musibah. Dua orang kakek saya sakit Stroke dan dalam jangka waktu yang hampir berdekatan. Awal-awal liburan pun banyak dihabiskan dirumah sakit. Lalu selang waktu yang tidak berjauhan kakek saya yang satunya lagi (dari mama) juga terkena stroke ringan. Alhamdulillah bisa dirawat dirumah karena tidak terlalu parah. Saya berdoa yang terbaik untuk mereka semua. Saya memohonkan kesembuhan untuk mereka kepada Tuhan. Mungkin kalau ditelisik lagi pesan Tuhan banyak disini. Kita yang masih muda-muda sering menggampangkan masalah pola makan,olahraga,dan istirahat yang cukup. Sebenarnya ini alarm buat kita semua, bahwa tidak perlu menunggu tua baru sadar dengan mahalnya kata-kata sehat itu. Tapi untuk kakek-kakek saya yang sakit, saya sangat mengharap kesembuhan kalian. Amin.

Kegiatan liburan kebanyakan saya habiskan dirumah. Karena pulang untuk liburan kerumah itu momen mahal (jelaslah, pulangnya perlu tiket PP yg lumayan menguras kantong.. hahahaha)sulit dapet momen indah kumpul bareng,sharing masalah apapun sama mama tanpa kenal waktu(biasanya dibatasi pulsa telepon),bisa membenamkan semua masalah-masalah saya di malang. Untuk hal yang satu ini, saya betul-betul mau refresh. Semua anggota keluarga pun mengerti masalah yang cukup membuat saya down (karena masih bodoh) dan mama orang yang paling concern dengan masalah ini. Beliau dan orang-orang rumah sudah tidak lagi menanyakan kabar "dia" atau apapun tentang "dia". Mereka tau apa yang saya rasakan tanpa perlu saya bercerita terlalu banyak. Mereka yaitu keluarga cemara saya adalah hadiah terindah yang Tuhan kasih. Sampai kapanpun itu mereka tidak pernah tergantikan. Keluarga kecil yang bahagia dan saya harap selalu senyum yang menghiasi kami semua.

Ini tulus doa saya. Saya ingin terus menikmati keceriaan dan kebahagiaan keluarga cemara ini. Semoga kami bisa saling menjadi sandaran yang kokoh untuk selalu menjadi tempat bersandar salah satu diantara kami yang lelah berjalan. Selalu jadikan keluarga cemara ini bahagia ya Tuhan, bukan cuma kebahagiaan versi saya tapi kebahagiaan versi-Mu yang tak akan pernah habis.


Novtya Citra Annisa